Skip to main content

Merdeka (?)

Kaki melangkah dengan penuh rasa bangga,
Kepala sengaja diangkat seakan penuh kuasa,
Tunduk dan meilhat kebawah tak ada dalam kosa kata,
Dalam tahu atau ketidaktahuan semua halal bagi mereka,
Ideologi memihak dan membela rakyat jelata,
Tertiup hembusan badai kepentingan  Semata,
Wangi khas mata uang kita,  
Menjadi pemicu utama hilangnya tekad membela,
Kemudian sedikit demi sedikit membangun dinasti kuasa,
Agar lestari nama terjaga hidup sejahtera,
Apakah ini yang dikatakan merdeka?
Ketika petani terancam lara karena lahan berubah menjadi bangunan perusahaan?
Ketika  trotoar jalan masih dijadikan penginapan diatas selokan yang layak menjadi hunian?
Ketika kail dan jala rindu sentuhan nelayan karena reklamasi pantai yang  menjadi sebuah kebingungan,
Apakah membawa kemajuan atau hanya semata merusak ekosistem alam?
Dimana kalian orang  pilihan ? Yang dahulu datang dengan janji-janji manis pembawa perubahan?
Ah, sudahlah..
Merdeka hanyalah kata belaka, nyatanya mereka yang menjajah kita.




Comments

TERPOPULER

Berkaca Pada Simpanse Dalam Adventure Of My Lifetime

Hutan kala itu begitu tenang, bunyi-bunyi riuh gemericik air dan dedaunan yang tertiup angin menjadi satu dalam tawa interaksi sekelompok simpanse di bawah pohon. Situasi mulai menjadi sedikit berubah, ketika seekor simpanse menemukan satu alat yakni radiotape atau mini speaker . Dan video klip Adventure Of My Lifetime, salah satu judul lagu band Cold Play pun dimulai. Sumber : https://www.google.co.id/ Musik dan suara khas Chris Martin terdengar begitu harmoni, tapi mata ini tetap terfokus pada setiap gambar dalam video klip tersebut. Dalam memahami makna video klip, kita mesti mampu memisahkan lirik lagu, judul dan gambar. Karena seringkali bahasa gambar tidak bersinergi dengan lirik lagu dan untuk menghindari bias makna gambar, seharusnya memang lirik lagu tidak mengintervensi gambar. Dalam video klip Adventure Of My Lifetime, sekelompok simpanse setelah menemukan minispeaker , mereka kemudian bernyanyi, menari hingga bermain alat musik. Hal kedua yang dilihat adalah set...

Me(hilang)relakan

Minggu pagi yang terlalu bising namun yang terjadi pada secangkir kopi kian makin hening… Tanpaha dirmu, keluh kusampaikan merintih pada rindu pada daun yang terus menguning… Atau, tak sekalipun pernah kuingat lagi kapan kali terakhir rambut ini terjamaholeh tanganmu.. Tanya itu adalah banyanganmu yang kadang jadi bunga tidur dan lenyap tersapu malu.. Mata terlalu sayup, tangan terlalu lemah, kaki terasa beku.. Sepertinya tubuh ini bahkan tak punya kemampuan untuk menggapaimu di persimpang jalan.. Kaupun mungkin terlalalu apatis untuk bercinta di bawah semesta biru.. Layaknya pemuda hari ini, ber apatis ria di dalam Negara membungkam diri karena terkonstitusi.. Aku adalah pemuda dari Masa lalu yang butakan kata setia dan makna kesetiaan.. Dana lalu, apakah kau dari persimpangan jalan dengan sengaja melupa bahwa tubuhku merindu pelukmu.. Pemuda dari masa lalu, dengan kesepian menyusuri jalanan , melawan arus keserakahan atas yang terkoyak.. Pemuda dari masa l...

Pagi di Kedai Kopi

Mengawali hari sepagi ini, dengan rintik hujan yang membasahi bumi. Motor tuaku juga ikut pesta basah-basahan di halaman kedai kopi. Penuh ketenangan duduk sendiri, ditemani lagu payung teduh yang agak sayup-sayup terdengar ditelinga. Teringat seorang perempuan yang menjadi hadiah   paling spesial di hari ulang tahunku, kala itu dia menemani malamku dengan cerita dan senyum indahnya. Dengan sedikit ragu , Aku memainkan jari- jemariku untuk menanya kan kabarnya, berharap hal itu tak mengganggu aktivitasnya saat ini yang sibuk dengan Praktek Kerja Industrinya. "adik sudah bangun..?" satu kalimat yang sedikit bodoh bagiku untuk mengawali percakapan di telefon genggamku yang bisa dikatakan ketinggalan zaman, terdominasi teknologi-teknologi telefon genggam pintar yang baru dan berkembang sangat pesat. Selang beberapa menit kemudian, sambil merapikan lesehan dikedai kopi, telefon genggamku bergetar dengan jantungku yang juga berdebar-debar berharap itu pesan balasan ...