Awan perlahan tidak menakutkan lagi. Sudah dari kemarin sore bias cahaya menembusnya dari sela2 pegunungan Noki. Aktivitas kaum urban kota sedikit demi sedikit kembali ramai, walau diantara mereka masih ada terbesit keraguan. Sore ini nampak berbeda, setelah tiga hari melawan sakit yg disebabkan oleh angin dan pola makan yg tdk teratur, ada sedikit asa disini, ditempat ini, dibawah pohon jambu yg rindang dan warna-warni dedaunan. Menunggumu adalah keindahan. Bagaimana tidak, seperti ujar seorang kawan "hujan ini telah lama tak henti, aku menunggunya tidak jatuh, sebentar saja...agar orang2 yg terjebak di kiri kanan badan jalan dapat melanjutkan perjalanannya. Bukankah mengetahui kita bisa sampai ditujuan adalah hal yg menakjubkan?" Iyaaa...kau sepertinya adalah tujuan aku menunggu, dengan kedinginan sikapmu ternyata ada banyak api disana. Iyaa, kau tidak seperti yg lain, dibalik keluguan jawabanmu ada jutaan aksara dari ribuan teks buku di dalamnya. Aghhh...dan senyumm...
Terus Tumbuh Seperti Rebung