Skip to main content

GOD!

Kelamnya kata neraka tak sebanding dengan keinginan adanya surga yang tak pernah benar" di ketahui manusia yang hidup seperti sandiwara semu yang menjadi hegemoni. Seperti apa tempat itu?  Selalu mengarahkan manusia pada ketakutan dimana kematian akan datang setelah usia senja itu tertutup rapat di dalam peti mati, terbungkus kain kafan, dan terkunci di Perut buma, atau juga menjadi abu yang akan terbang bersama angin malam..
Surga dan neraka yang manunggal dan penghakiman hari akhir, itu hanya  salah satu dari beberapa produk agama yang diciptakan manusia,  yang di konsumsi untuk memperkuat  eksistensi TUHAN sebagai pengahrapan terakhir manusia itu sendiri..

Apakah adanya Beberapa kaidah-kaidah ke agamaan tercipta mengatur manusia demi sebuah keteraturan?

Berhentilah memplagiat kiamat kalian para pengkhianat lantai dansa..
Jangan kirimi kami undangan menuju tempat yang kalian pun tak pernah tahu dan merasakan tempat itu..
Sudahi saja komoditas ke agamaan itu..
Melelahkan rasanya jika harus beribadah dalam bayang-bayang ketakutan karena adanya neraka atau karena hanya ingin mendapatkan tempat seindah surga..  Layaknya omong kosong di sebuah surat kabar..


Senja.

Comments

TERPOPULER

Mereka Yang Lapar Dahaga

menyelami peran ke dua pada manuskrip telaga berwajah ganda, telisik mata demi waktu ke arah pandangan.. semu! adegan-adegan bumbu pedas yang tak gurih sama sekali, sarapan pagi nikmat seperti wejangan... mulai mual dengan beberapa makanan pembuka hari yang selalu berwajah sama.. air mineral seperti obat penetral toksin, menjadikan empedu berfungsi bagi akal sehat.. subjektivitas citarasa memunculkan hambar, tak tercium aroma di hidung para publik... tak akan tersentuh tangan senikmat apapun hidangan yang hanya istimewa saja... aroma hilang entah terhisap ke hidung publik yang mana... biarkan saja lapar ini berpuasa tanpa keluh tanpa wujud... selepas mimpi singkat, waktu tersisihkan bukan untuk sarapan.. secangkir kopi sudah cukup mengenyangkan.. jangan tanya kenapa, selama makan siangmu masih dengan kesendirian.. jangan terseduh, karena tak ada nikmat yang dapat di dustakan.. menyatu sebagai asam kopi atau menjadi garam dalam belanga masakan ataupun menjadi gula dalam s...