Skip to main content

Merdeka (?)

Kaki melangkah dengan penuh rasa bangga,
Kepala sengaja diangkat seakan penuh kuasa,
Tunduk dan meilhat kebawah tak ada dalam kosa kata,
Dalam tahu atau ketidaktahuan semua halal bagi mereka,
Ideologi memihak dan membela rakyat jelata,
Tertiup hembusan badai kepentingan  Semata,
Wangi khas mata uang kita,  
Menjadi pemicu utama hilangnya tekad membela,
Kemudian sedikit demi sedikit membangun dinasti kuasa,
Agar lestari nama terjaga hidup sejahtera,
Apakah ini yang dikatakan merdeka?
Ketika petani terancam lara karena lahan berubah menjadi bangunan perusahaan?
Ketika  trotoar jalan masih dijadikan penginapan diatas selokan yang layak menjadi hunian?
Ketika kail dan jala rindu sentuhan nelayan karena reklamasi pantai yang  menjadi sebuah kebingungan,
Apakah membawa kemajuan atau hanya semata merusak ekosistem alam?
Dimana kalian orang  pilihan ? Yang dahulu datang dengan janji-janji manis pembawa perubahan?
Ah, sudahlah..
Merdeka hanyalah kata belaka, nyatanya mereka yang menjajah kita.




Comments

TERPOPULER

Katanya.......

Katanya Dekati dulu Tuhannya baru dekati ciptaan-Nya Jodoh itu cerminan dari diri sendiri Yang baik hanyalah untuk yang baik pula Pantaskan diri sebelum mencari Dalam ikhiarku mencari mu, tertera hasrat yang menderu pada seseorang yang tak kutahu siapa dan dimana saat ini berada Aku hanya merasakan rindu tapi entah pada siapa Tahukah, engkau adalah alasan mengapa kuaktifkan radar ini Radar yang mencari sinyal melalui tengadah doa Mengiba pada Allah untuk mendekatkan pertemuan dengan cara memantaskan diri Radar yang telah aktif mencari sinyal yang seirama Sefrekuensi untuk dapat dijumpakan dengan caraNya Jika aku baik, maka aku akan dipertemukan dengan yang baik Jika aku buruk, maka aku akan dipertemukan dengan yang buruk Kuaktifkan radar ini dengan memantaskan diri sebaik mungkin Cinta adalah anugerah Merasakannya adalah fitrah Menjaganya adalah ibadah Karena jatuh cinta adalah mubah Maka menyikapinya bisa menjadi pahala berlimpah Atau j...

Berhentilah sampai disitu.

Benci itu noda darah paling haram Darinya muncul dendam kesumat Hingga kematian datang pada tanah perut bumi tak ada kata maaf Pengampunan milik nya karena kasih semua manusia itu yang empunya Kesalahan bukanlah yang pertama dari dosa, bukan juga cela Lalu siapa itu sempurna tanpa salah, kemanakah menjauh kesabaran kasih lemah lembut itu? Maka ada baiknya redam ke egoisan dan terima lah argumentasi dimensi nya Terimalah apa yang seharusnya kau terima darinya dan manusia lainnya, karena ada lagi kebaikan disana demi kesempurnaan.. Jangan kau paksa aku tertarik kepada kesedihan atas nama kematian,  terbunuh tidak semudah itu. Jangan menampilkan derai karena memaksa kehendak sebagai sesuatu yang harus kau rampas,  jangan menampakan tubuh jika hanya ingin bertanya dan aku tak punya jawabannya. Segalanya lebih cepat dari pada hitungan jam pasir,  terbanglah menjauh dari tersangka ini pada kasus yang tak ada habisnya karena semuanya sudah selesai.. Seperti malam ma...