Skip to main content

Penikam Punggung!

Semu dan terasa sarkas karena hampa..
Rada nan menjajak seribu langkah yang tersia..
Malam menggeliat tak mau melihat pagi..
Matahari terlalu pagi menghianati..
Mata kusuk terus terbuka hingga petani ke ladang pagi buta..
Kesenyapan melanda rongga dada paling dalam dan terbata..
Diam dalam nyawa yang membeku, melunta meminta kasih..
Saat-saat menderu tanpa arah dan kisah..

Serangan jantung,  stroke, diabetes, Seperti perlahan melenyapkan seribu nyawa yang mengemis derajat pada yang punya kuasa, dan ber akhir pada suatu usia yang sudah di tentukan dan entah tak tahu kapan
Yang tak punya ijazah termentahkan ke seberang jalan nan jauh disana atau menetap di trotoar sembari berharap TUHAN yang MAHA pemurah lagi MAHA pengasih dan seterusnya, lewat tangan" yang katanya malaikat tak bersayap pemeluk agama itulah materil penunjang usia di teruskan bagi penghuni trotoar jalan yang acap kali terusir secara tidak halus layaknya kisah zainudin dan hayati..

Banyak sejarah yang tersamarkan dan tak pernah kita lihat wujud nya dan kita rasakan yang di yakini bahwa itu buruk adanya layaknya stigma yang di bangun masyarakat lewat perpanjangan mulut, bukan pada cetakan" buku sejarah...

Senja.

Comments

TERPOPULER

Laplace’s Demon: sang Iblis yang Deterministik

Tersebutlah nama sesosok iblis. Iblis itu dikenal sebagai Laplace’s Demon , satu sosok intelegensia yang dipostulatkan oleh Pierre Simon de Laplace . Laplace—seorang ahli matematika Perancis abad ke-18 —menulis sebuah esai, Essai philosophique sur les probabilités pada tahun 1814 . Dalam esai itu, Laplace mempostulatkan adanya suatu sosok intelegensi yang memiliki pengetahuan tentang posisi, kecepatan, arah, dan kekuatan semua partikel di alam semesta pada satu waktu. Intelegensi ini sanggup memprediksi dengan satu formula saja seluruh masa depan maupun masa lampau . Laplace's Demon Linocut - History of Science, Imaginary Friend of Science Collection, Pierre-Simon Laplace, Mathematics Physics Daemon Space ( https://www.etsy.com/listing/74889917/laplaces-demon-linocut-history-of) Laplace berpendapat, kondisi alam semesta saat ini merupakan efek dari kondisi sebelumnya, sekaligus merupakan penyebab kondisi berikutnya. Dengan begitu, jika kondisi alam semesta pada saat penci...

Kenapa?

Kenapa? Ketika yang bebas mulai bertanya Orang disana mengumpulkan massa Mencari suara dan merebut kuasa Padahal disini ibu pertiwi menangis dan tak berdaya Air hujan tak sanggup menutupi air matanya Karena kini salah satu petani kini telah tiada Kenapa? Mungkin ideologi pancasila hanyalah dongeng belaka Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia menjadi hembusan harapan yang takkan jadi kenyataan teruntuk pemimpin lihatlah kami didepan istana yang menginginkan kemerdekaan yang merata ini bukan sekedar kritik jalanan bukan sekedar suara sumbang yang tak butuh jawaban Kenapa? Ah,sudahlah.. menk ft. obe

Mungkin Hati Yang Bicara

Dalam diam, hati yang bicara. Tak ada pergerakan dan semua terlihat berbeda, Berharap bibir berucap agar suara bisa mendominasi tawa ribuan serangga, Malam akan pergi kemudian berganti pagi, Duduk berdua tanpa ada kata, hati yang bicara. Kayu api unggun sedikit lagi akan menjadi bara , Binar mata saling tatap ragu, Sedikit malu tapi dalam hati berharap malam jangan dulu berlalu, Merah bara api pun   mulai menjadi abu, Dingin ujung malam mulai menembus tulang, Cahaya rembulan yang memantul didanau mulai menghilang tertutup awan, Rintik hujan turun tak terduga   membasahi rerumputan, Suasana gelap mulai merubah keadaan, Dan gelappun menjadi awal dan akhir dari pembicaraan, Terlontar kata dari bibir indah nan menawan sang perempuan, “Ayo Kita Pulang...”