Skip to main content

Wasangka, dan keyakinan

Mungkin dia sudah tahu.
Tapi dia pura-pura tidak tahu
Kemarin sudah berniat mau beri tahu
Hanya saja terhambat oleh hati yang masih ragu

Mau mundur sudah terlanjur.
Ibarat busur yang sudah meluncur
Yang tak bisa lagi ditarik mundur
Walaupun nantinya akan layu bagaikan daun yang gugur

Memang perjuangan yang bodoh.
Dengan modal keyakinan diri untuk berjodoh
Seperti kemustahilan menghentikan lumpur lapindo
Yang menggenangi kabupaten sidoarjo.

Walaupun begitu, aku selalu sadar
Bahwa itu suatu hal yang wajar
dan sangat begitu mendasar
Dipermukaan bumi yang entahlah bulat atau datar

Dari sinilah ku mengambil pelajaran
Dengan menyadari inilah arti kehidupan
bila mana kau mau berusaha bukan cara yang instan
Akan tetapi berusaha dan berdo'a kepada tuhan

Tapi ku selalu percaya
Suatu saat nanti hatinya akan tergoyah
dengan penuh rasa percaya
Layaknya seorang umat kepada agama dan keagungan tuhanya.

Ujhe_polles

Comments

TERPOPULER

Pulanglah, Segera!

Ketika malam penuh keresahan, Senja sudah tak ada lagi, Pagipun mulai ingin bersahabat. Segelas ijen raung sendiri. Mulai hilang dan pergi, Berpapasan dengan sruputan penikmatnya. Hanya rasa asam yang tersisa dilidah. Sunyi, sepi,  tak ada cahaya rembulan yang kadang menghampiri dan menusuk dengan ribuan pertanyaan. Jalan pulang gelap gulita, Sampah visual sudut-sudut kota  tak terlihat oleh mata. Kebisinganpun tak ada. Kadang kala orang berkata, Sunyi itu tenang. Tapi tidak malam ini.